Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Istana Tak Balas Surat AHY, Sekjen Demokrat: Kami Menghormati Keputusan Presiden
Screenshot Video Pernyataan Sekjen Partai Demokrat Menanggapi Pernyataan Mensesneg.

Istana Tak Balas Surat AHY, Sekjen Demokrat: Kami Menghormati Keputusan Presiden

Berita Baru Madura, Jakarta — Teuky Riefky Harsya Sekretaris Jenderal Partai Demokrat mengatakan partainya menghormati sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak membalas surat dari Ketuq umumnya.

Diketahui sebelumnya, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyurati Presiden Jokowi atas dugaan keterlibatan Moeldoko dalam upaya isu kudeta Partai.

“Kami tetap menghormati keputusan dan pilihan Presiden Jokowi tersebut,” kata Riefky dalam keterangan video di akun Facebook resmi Partai Demokrat, Jumat malam, 5 Februari 2021.

Dalam surat itu Menurut Riefky, AHY meminta penjelasan mengenai disebutnya nama Presiden, sejumlah menteri, dan pejabat setingkat menteri dalam gerakan pengambilalihan Partai

Ia juga menegaskan partainya tak pernah menuduh para pejabat pemerintah terlibat dalam upaya kudeta itu.

Namun, kata Riefky, nama-nama pejabat pemerintahan itu disebut oleh Moeldoko dan pelaku gerakan lain berdasarkan kesaksian pengurus daerah Demokrat yang bertemu mereka.

“Ketum AHY juga menyampaikan bahwa pejabat-pejabat itu sangat mungkin dicatut namanya dan bahkan sebuah pembusukan politik,” ujar Riefky.

Riefky menyatakan Demokrat berterima kasih kepada Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly yang telah memberikan klarifikasi.

“Keduanya menegaskan keyakinan Demokrat bahwa mereka tidal terlibat dalam upaya kudeta Partai Demokrat,” tuturnya.

“Kami berkeyakinan Presiden Jokowi maupun pejabat negara yang namanya disebut-sebut benar-benar tidak mengetahui adanya gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat, apalagi terlibat,” tegas dia.