Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

FKUB dan Forkopimda Sumenep Adakan Pertemuan, Ini Yang Dibahas
Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengharapkan FKUB Kabupaten Sumenep berperan aktif memberikan pemahaman perbedaan kepada masyarakat supaya senantiasa hidup berdampingan dengan rukun dan sejuk tanpa ada perselisihan. (Foto: dok. istimewa)

FKUB dan Forkopimda Sumenep Adakan Pertemuan, Ini Yang Dibahas

Berita Baru Madura, Sumenep – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bersama-sama membangun daerah dengan menangkal intoleransi kerukunan di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Fauzi pada pertemuan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan FKUB/Tokoh Umat Beragama Kabupaten Sumenep, di Rumah Dinas (Rumdis) Bupati, Selasa (29/6/21).

“Kami mengharapkan FKUB Kabupaten Sumenep berperan aktif memberikan pemahaman perbedaan kepada masyarakat supaya senantiasa hidup berdampingan dengan rukun dan sejuk tanpa ada perselisihan,” ungkapnya.

Ia menyatakan, meskipun sejak dulu, masyarakat Sumenep memiliki rasa saling menghormati, tolong-menolong tanpa membedakan suku, agama dan ras, tetapi pemerintah daerah dan FKUB harus tetap membangun kerukunan umat beragama.

Menurutnya, Kabupaten Sumenep sebagai wilayah yang relatif cepat perkembangan pemukiman dan penduduknya, tentu saja sangat rentan terhadap gesekan antar umat beragama.

“Pemerintah bersama FKUB serta tokoh agama dengan melihat perkembangan saat ini, memang perlu mendorong masyarakat untuk menjaga kerukunan umat beragama dan toleransi dalam menciptakan kehidupan yang cinta damai,” paparnya.

Untuk itulah, ia mengajak FKUB Sumenep mampu menjembatani upaya meningkatkan kualitas kehidupan beragama sekaligus bisa menanamkan nilai-nilai kebersamaan, jati diri bangsa yang santun dan penuh toleransi.

“Meskipun bukan pekerjaan mudah, Pemkab Sumenep menyadari keberadaan FKUB ini sangat penting dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di masyarakat, dengan perannya menjaga dan memupuk kerukunan antar umat beragama,” tandasnya.

Di tempat yang sama Ketua FKUB Kabupaten Sumenep, Kyai Mahfudz Rahman berharap, masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan konten atau isu-isu tidak jelas sumbernya yang sengaja ingin memecah belah persatuan dan kerukunan umat beragama.

“Masyarakat hendaknya bisa memfilter setiap konten atau isu yang belum jelas sumbernya, supaya tidak menimbulkan keresahan yang ujung-ujungnya ingin memecah belah persatuan dan kerukunan umat bergama,” harap Kyai Mahfud.