Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Warga Bangkes Pamekasan Perbaiki Jalan Secara Swadaya
Perbaikan jalan secara swadaya masyarakat Bangkes, Kadur, Pamekasan. /dok/ist

Warga Bangkes Pamekasan Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Berita Baru Madura, Pamekasan – Sejumlah warga Tambelangan, Dusun Embung Barat Utara, Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, melakukan perbaikan jalan secara swadaya masyarakat. Minggu, (25/09/2022) kemarin.

Masyarakat setempat memperbaiki jalan yang rusak secara mandiri itu dengan membeli bahan material secara swadaya tanpa bantuan pemerintah desa setempat.

Meski di tengah situasi yang sulit seperti saat ini karena perekonomian warga tersendat akibat pandemi Covid-19, namun mareka masih rela menyisihkan sebagian hartanya demi mendapatkan akses jalan yang layak.

Salah seorang warga setempat Mahmud Amin, menjelaskan aksi sosial tersebut murni inisiatif warga setempat. Pasalnya, kerusakan jalan terus bertambah parah. Selama ini, belum ada tanda-tanda jalan tersebut akan diperbaiki oleh pemerintah daerah dan pemerintah khususnya.

“Kami sengaja mengajak masyarakat setempat bergotong royong menambal jalan yang rusak parah dengan adukan material semen sebelum memakan korban, selain karena rusak parah, jalan yang rusak tepat di tanjakan, dan ini jelas membahayakan, paparnya.

Mahmud menambahkan, sebentar lagi akan memasuki musim hujan, dengan kondisi jalan yang belum diperbaiki sehingga risiko kecelakaan lebih tinggi. Selain itu, jalan ini setiap hari dilewati oleh anak-anak yang mau berangkat sekolah dan masyarakat yang bekerja. Sebelum terjadi hal hal yang tidak di inginkan maka kami perbaiki.

“Sebentar lagi sudah masuk musim hujan, jelas jalan disini selain menanjak juga akan licin, sementara setiap hari ada banyak anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mau kerja, jadi sebelum memakan korban kita perbaiki,” jelas Mahmud.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Bangkes Haliluddin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan bahwa proses perbaikan jalan itu masih melalui sejumlah tahapan di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM DES).

“Jika jalan tersebut dianggap tidak tersentuh oleh pemerintah Desa, mungkin jalan itu tidak terlalu darurat atau keadaan mendesak,” pungkasnya.