Berita

 Network

 Partner

Nahdliyyin Madura Bergerak Ultimatum Seorang Pria di Jember, Ini Penyebabnya
Tangkapan layar video ultimatum Nahdliyyin Madura Bergerak atau NABRAK terhadap Fahim seorang pria asal Jember.

Nahdliyyin Madura Bergerak Ultimatum Seorang Pria di Jember, Ini Penyebabnya

Berita Baru Madura, Jatim – Nahdliyyin Madura Bergerak atau NABRAK ultimatum selama 2×24 jam terhadap seorang pria di Jember, Jawa Timur.

Pria tersebut juga disebut seorang ustaz, yang bernama lengkap Mochammad Fahim Elmaghotsy.

Fahim diketahui, telah menyebut para deklarator atau pimpinan dari NABRAK sebagai keturunan anak cucu PKI.

“Saya ultimatum saudara Fahim dalam 2×24 jam,” kata Kertua Koordinator Pusat NABRAK Firmansyah Ali Mirza dalam video yang diterima beritabarumadura, Kamis (25/11/2021).

Firmansyah meminta Fahim untuk menunjukkan bukti bahwa para deklarator NABRAK sebagai keturunan anak cucu PKI.

Dirinya juga bertanya-tanya, jika keberadaan NABRAK ini dianggap sebagai anak cucu PKI di lihat dari mana.

Berita Terkait :  Mantan Menteri Penerangan Era Soeharto, Harmoko Meninggal Dunia

Padahal, kata Firmansyah, para deklarator NABRAK sebagian ada yang dari pimpinan dan keturunan pondok pesantren di Madura.

Tak hanya dari pimpinan pondok pesantren, lanjut dia, ada juga yang mantan Ketua PMII Cabang Jember.

“Kakek saya juga seorang TNI, terus dari mana PKI-nya,” tanya Firmansyah.

“Beri kami bukti, kami tunggu 2×24 jam. Awas kalau tidak bisa menunjukkan bukti,” tegasnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2017 silam melansir dari detikNews, Fahim juga pernah menghina Ketum PBNU Kyai Said Aqil Siradj.

Hingga GP Ansor Jember menjemput langsung Fahim ditempat kerjanya untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf.