Berita

 Network

 Partner

Mahasiswa UIM Pamekasan Ciptakan Aplikasi Jual Beli Online untuk Lembaga Pendidikan
Penyerahan aplikasi jual beli online secara simbolis oleh DPL Moh. Aminullah Hamzah. (Foto: Istimewa)

Mahasiswa UIM Pamekasan Ciptakan Aplikasi Jual Beli Online untuk Lembaga Pendidikan

Berita Baru Madura, Sampang – Mahasiswa asal Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, Madura, membantu Lembaga Pendidikan (LP) SMK Al Azhar, Desa Blu’uren, Kecamatan Karang Penang Sampang, dengan membuatkan aplikasi jual beli berbasis internet.

Pembuatan aplikasi tersebut dilakukan saat mahasiswa Fakultas Teknik UIM Pamekasan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT).

Koordinator kelompok 1 posko 17 KKNT UIM Abdul Jalil mengatakan, aplikasi tersebut sebagai sarana untuk mempromosikan hasil usaha kreatif siswa di lembaga berbasis pesantren tersebut.

“Kami hanya membantu dan mengarahkan pemanfaatan teknologi digital di era yang serba canggih seperti sekarang ini. Kini tinggal di kelola oleh pengelola SMK Al-Azhar,” katanya saat dihubungi, Jum’at (9/9/2021).

Berita Terkait :  Link Live Streaming EURO 2020 Grup F Yang Bisa Kamu akses: Portugal vs Prancis, 24 Juni 2021

Kata Jalil, sesuai arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) targetnya adalah e-Busnis, dimana sistem pemasaran saat ini harus cepat dan serba online atau digital.

“Makanya kami dengan teman-teman mahasiswa teknik lainnya mencoba membantu salah satu industri kreatif sepatu yang ada di SMK Al Azhar dengan membuat aplikasi pemasaran,” tambahnya.

Jalil menguraikan, nama aplikasinya SmekzaShop, aplikasi tersebut bisa di akses melalui komputer atau telepon genggam android.

“Aplikasi SmekzaShop sudah dilaunching bersama dengan pihak lembaga SMK Al Azhar, Semoga aplikasi e-Busnis ini bisa bermanfaat dan bisa membantu dibidang pemasaran industri kreatif sepatu,” harapnya.

Sementara DPL KKNT UIM, Moh. Aminullah Hamzah mengaku bangga dengan karya yang telah dibuat oleh mahasiswanya.

Berita Terkait :  Soal Cuitan Novel Baswedan Atas Meninggalnya Ustad Maaher, Muannas Alaidid: Sebaiknya Ini Dihapus Jangan Manasin Situasi

“Kami sebagai DPL hanya mengarahkan kepada mahasiswa yang ikut KKNT sesuai yang disampaikan Fakultas,” katanya.

Mantan Aktifis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu berharap, aplikasi yang di buat oleh mahasiswanya itu bermanfaat dan bisa berkembang.

“Semoga nanti bukan hanya memasarkan produk hasil usaha lembaga itu melainkan bisa memasarkan produk hasil warga setempat misalnya seperti Genting Karangpenang,” jelas dia penuh harap. (Qiqi)