Berita

 Network

 Partner

Jelang Lebaran Ketupat, Tempat Wisata di Bangkalan Harus Patuhi Prokes Covid-19, Tidak patuh Wisata akan Ditutup
Wakil Bupati Bangkalan Mohni menekankan agar pengelola wisata juga betanggungjawab penuh terhadap keselamatan para pengunjung. (Foto: Istimewa)

Jelang Lebaran Ketupat, Tempat Wisata di Bangkalan Harus Patuhi Prokes Covid-19, Tidak patuh Wisata akan Ditutup

Berita Baru Madura, Bangkalan – Dalam rangka mencegah kerumunan di perayaan hari raya ketupat, Pemkab Bangkalan, melakukan rapat koordinasi di Aula Diponegoro, Setda Kabupaten Bangkalan Selasa (18/5/21).

Rakor yang dipimpin oleh Wakil Bupati Bangkalan Mohni itu, dikuti oleh Kapolres, Komandan Kodim 0829, Camat, dan perangkat daerah terkait serta para pengelola tempat wisata.

Mohni menyampaikan beberapa persiapan untuk mencegah terjadinya kerumunan dan keramaian yang tidak dapat dikendalikan di tempat wisata sehingga berpotensi terjadi penularan Covid-19.

“Hari raya ketupat menjadi tradisi bagi masyarakat madura, termasuk Kabupaten Bangkalan memanfaatkan momen tersebut untuk berlibur di tempat wisata,” ungkapnya.

Karena itu, lanjutnya, dimasa pandemi saat ini perlu diperhatikan dan persiapkan untuk menghindari terjadinya keramaian yang melebihi kapasitas yang ditentukan dan masyarakat tetap tertib prokes.

Berita Terkait :  Seorang Anak Yatim Piatu Berumur 4 Tahun di Sumenep Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Ditemukan Dalam Sumur Tua

“Bukan itu saja kami juga menekankan agar pengelola juga betanggungjawab penuh terhadap keselamatan para pengunjung,” tegasnya.

Sekedar informasi, pengelola wisata Bangkalan dalam rapat itu telah sepakat untuk mengikuti aturan terkait pembatasan jumlah pengunjung tidak melebihi 50% dan waktu kunjungan termasuk pengetatan protokol kesehatan di lokasi wisata. Tempat wisata siap ditutup jika tidak melaksanakan aturan.